Puisi Malam Di Kota Cibadak
Monday, February 29, 2016
Puisi malam di kota cibadak. Puisi malam kali ini ada dua sebagaimana malam adalah kesempatan indah untuk beristrahat, untuk berdoa setelah beraktivitis dari rutinitas seharian. malam juga sering kali digunakan untuk mengusir jenuh bagi anak muda, namun bagi yang telah berkeluarga malam adalah kesempatan yang baik untuk berkumpul bersama.
Puisi malam di kota cibadak, satu dari dua puisi tentang malam yang di update dikesempatan kali ini dan adapun masing masing judul puisinya antara lain.
Memelodikan irama dari sunyi yang mendera
Mencekal hampa dari kegelisahan jiwa
Jiwa yang terlantar di antara gulita
Cibadak kota kecil kelahiranku
Di sini aku tumbuh bersama hangatnya mentari
Berjalan bergandeng dengan gumpalan berarak
Angin pun menjadi teman di kala langit siang menterikan cuacanya
Malam ini begitu dingin
Penuh dengan rintihan angin
Yang menghantarkan gerimis ke pangkuan basah daun-daun
Sekerlip pelita yang tertunduk di sudut kamar ini mengayunkan aroma magis
Dari sinar yang berpendar, mengitari selembut bayangan
Wajahmu dalam sebingkai album
Album kenangan yang tersimpan di lubuk hatiku
"Iya", penggalan cerita ini begitu menurih
Tentang sebuah malam yang penuh dengan aroma
Cappucino bercangkirkan sebening cinta
Cinta dari bunga malam yang merindukan kehangatan
Cinta dari burung liar yang menginginkan sangkar kepulangan
Sudut kolam itu telah menjadi kado
Kado kesayanganku, di balik temaramnya sinar bulan dan percik gerimis yang turun
Itulah airmataku
Yang mengasihimu sepanjang ingatanku
Ingatan yang tak akan kendala oleh masa
Sebab, purnama akan selalu datang menyapa
Walau pun malam ini gerimis menyapu percik purnama
Di peraduan sepi cibadak malam ini menangis
Hony,
Februari
28-2016
Sunyi
Ada genderang pecah
Yang menyatroni
Kabut-kabut pun terberai
Malam
Sunyi
Ada tawa menghampiri
Cekikik hujan yang terbelah
Di antara basah-basah bumi
Hening pun kabur
Bersama rayap malam
Menyadur silam
Dari keterasingan
Mimpi
Bunga tidur
Yang terjaga
Membelai keindahan
Di atas ujung bantal
Penuh dengan liur beraliran
Janggal
Malam sunyi
Berkedok gadis manja
Dari bilik mega
Purnama berkata, "inilah rupa jelita"
Salam
Hangat
Di kejauhan rembulan
Mengayam selembar bibir
Dari gulita kepada pelita hadir
Hony
Maret, 04-2016
Demikianlah puisi malam di kota cibadak. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Puisi malam di kota cibadak, satu dari dua puisi tentang malam yang di update dikesempatan kali ini dan adapun masing masing judul puisinya antara lain.
- Puisi malam di kota cibadak
- Puisi manja gadis malam
Puisi Malam Di Kota Cibadak
Malam yang di penuhi suara denting jengkerik dan seranggaMemelodikan irama dari sunyi yang mendera
Mencekal hampa dari kegelisahan jiwa
Jiwa yang terlantar di antara gulita
Cibadak kota kecil kelahiranku
Di sini aku tumbuh bersama hangatnya mentari
Berjalan bergandeng dengan gumpalan berarak
Angin pun menjadi teman di kala langit siang menterikan cuacanya
Malam ini begitu dingin
Penuh dengan rintihan angin
Yang menghantarkan gerimis ke pangkuan basah daun-daun
Sekerlip pelita yang tertunduk di sudut kamar ini mengayunkan aroma magis
Dari sinar yang berpendar, mengitari selembut bayangan
Wajahmu dalam sebingkai album
Album kenangan yang tersimpan di lubuk hatiku
"Iya", penggalan cerita ini begitu menurih
Tentang sebuah malam yang penuh dengan aroma
Cappucino bercangkirkan sebening cinta
Cinta dari bunga malam yang merindukan kehangatan
Cinta dari burung liar yang menginginkan sangkar kepulangan
Sudut kolam itu telah menjadi kado
Kado kesayanganku, di balik temaramnya sinar bulan dan percik gerimis yang turun
Itulah airmataku
Yang mengasihimu sepanjang ingatanku
Ingatan yang tak akan kendala oleh masa
Sebab, purnama akan selalu datang menyapa
Walau pun malam ini gerimis menyapu percik purnama
Di peraduan sepi cibadak malam ini menangis
Hony,
Februari
28-2016
PUISI MANJA GADIS MALAM
MalamSunyi
Ada genderang pecah
Yang menyatroni
Kabut-kabut pun terberai
Malam
Sunyi
Ada tawa menghampiri
Cekikik hujan yang terbelah
Di antara basah-basah bumi
Hening pun kabur
Bersama rayap malam
Menyadur silam
Dari keterasingan
Mimpi
Bunga tidur
Yang terjaga
Membelai keindahan
Di atas ujung bantal
Penuh dengan liur beraliran
Janggal
Malam sunyi
Berkedok gadis manja
Dari bilik mega
Purnama berkata, "inilah rupa jelita"
Salam
Hangat
Di kejauhan rembulan
Mengayam selembar bibir
Dari gulita kepada pelita hadir
Hony
Maret, 04-2016
Demikianlah puisi malam di kota cibadak. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.