Puisi Kau Datang Dia Pulang
Wednesday, April 20, 2016
Puisi kau datang dia pulang. puisi ini sedih siapa pun yang mengalami tak akan sanggup menahan sedih, setelah sekian lama berpisah orang yang disayangi dan dikasih, dan di saat ingin bertemu malah yang diharapkan tak ada untuk selama-lamanya
Kau datang dia pulang, judul puisi dikesempatan ini, bagaimana puisinya, untuk selengkapnya, silahkan saja puisinya, puisi ini menceritakan tentan kisah nyata, yang diceritka oleh mba bulan, berikut ini puisinya.
PUISI KAU DATANG, DIA PULANG
Di balik jeruji besi
Kau habiskan hari-hari
Berteman sepi
Tanpa cengkrama anak isteri
Tergurat jelas di wajah sendumu
Sesal dan rasa malu
Bercampur aduk jadi satu
Membuat luruh air mataku
Kini, hari pembebasanmu tiba
Cerah menaungi wajahmu yang renta
Berharap segera berjumpa keluarga
Menjemput segala bahagia yang tertunda
Tapi, harapan tinggallah harapan
Kau kembali menelan kepahitan
Senyum isteri yang kauharapkan
Ternyata tubuh terbalut kain kafan yang ada di hadapan
(terinspirasi kisah nyata narapidana yang disaat pembebasannya istrinya meninggal dunia)
Kdr, 19042016
Demikianlah puisi kau datang dia pulang yang di angkat dari kisah nyata oleh Bulan Ryandhani, baca juga puisi-puisinya yang ada di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Kau datang dia pulang, judul puisi dikesempatan ini, bagaimana puisinya, untuk selengkapnya, silahkan saja puisinya, puisi ini menceritakan tentan kisah nyata, yang diceritka oleh mba bulan, berikut ini puisinya.
PUISI KAU DATANG, DIA PULANG
Oleh: Bulan Ryandhani
Di balik jeruji besiKau habiskan hari-hari
Berteman sepi
Tanpa cengkrama anak isteri
Tergurat jelas di wajah sendumu
Sesal dan rasa malu
Bercampur aduk jadi satu
Membuat luruh air mataku
Kini, hari pembebasanmu tiba
Cerah menaungi wajahmu yang renta
Berharap segera berjumpa keluarga
Menjemput segala bahagia yang tertunda
Tapi, harapan tinggallah harapan
Kau kembali menelan kepahitan
Senyum isteri yang kauharapkan
Ternyata tubuh terbalut kain kafan yang ada di hadapan
(terinspirasi kisah nyata narapidana yang disaat pembebasannya istrinya meninggal dunia)
Kdr, 19042016
Demikianlah puisi kau datang dia pulang yang di angkat dari kisah nyata oleh Bulan Ryandhani, baca juga puisi-puisinya yang ada di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.