Puisi Waktu Bandung Semarang
Saturday, July 09, 2016

Puisi dan kata bijak. Puisi waktu Bandung Semarang. Bandung dan semarang merupakan dua kota yang berada di pulau jawa, jadi puisi ini menceritakan tentang perjalanan seorang antara bandung dan semarang.
Sebagaimana pengertian waktu adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung, waktu biasa juga diartikan masa atau saat tertentu ketika melakukan sesuatu hal,
Waktu bandung dan semarang adalah kombinasi dari tiga puisi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak di kesempatan kali ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
- Puisi aksara waktu
- Puisi bandung
- Puisi semarang
Salah satau penggalan bait dari tiga puisi tersebut, "Cahaya rembulan merambati kuku cakrawala Aku melukiskan tiap sajak di atas angkasa menaburkan butir-butir buram kuarsa, kota berisi kenangan yang menggunung".
Puisi Waktu Bandung Semarang
Bagaimana cerita puisi bandung dan puisi semarang dalam bait puisi waktu bandung dan semarang yang dipublikasikan puisi dan kata bijak.
UNtuk lebih jelasnya tentang puisi untuk kota bandung dan puisi buat kota semarang disimak saja puisi-puisi dibawah ini.
Puisi Aksara Waktu
Karya: Satria Panji Elfalah
Merangkai gemawan bersama jelaga ..
Hitamku di atas nampan pualam ..
Gemintang mengintip malu-malu dari surga ..
Temani sang surya yang perlahan tenggelam ..
Cahaya rembulan merambati kuku cakrawala ..
Membentang lembayung yang perlahan menghitam ..
Dipeluk nuansa malam di ujung peninsula ..
Hingga angin yang semilir perlahan menghantam ..
Aku melukiskan tiap sajak di atas angkasa ..
Bertabur gemintang yang centang perenang ..
Menggantung dipeluk rembulan yang perkasa ..
Sejak malam bertakhta hingga fajar menjelang ..
Aku menaburkan butir-butir buram kuarsa ..
Biaskan berjuta warna di atas embun pagi ..
Sajakku menjulang bersama karsa ..
Dalam aksara yang terbuai elegi ..
Bandung, 9 Juli 2016
Bandung
Karya: Satria Panji Elfalah
Bandung ..
Bukan hanya kota dengan sejuta senandung ..
Bandung ..
Kota kelahiran dimana 'ku rajut sang lembayung ..
Bandung ..
Bukan hanya kota berisi kenangan yang menggunung ..
Bandung ..
Kota kelahiran dimana 'ku pendam impian tak berujung ..
Kala riuh senja berganti hening malam ..
Kakiku baru saja menyentuh lentera temaram ..
Desaku di Bandung Barat yang tentram ..
Bertaburan gemintang yang tiada pernah tenggelam ..
'Ku tandaskan kopi hitam, berkawan dengan tembʌkau ..
Hingga detik menjelang tengah malam yang memukau ..
Berjuta buih kenangan masa kecilku yang menguap kala di tanah rantau ..
Kembali memelukku hingga keringatku tiada berbau ..
Bandung, 8 Juli 2016
Semarang
Karya: Satria Panji Elfalah
Masih terlukis jelas ..
Pilu yang tergʌmbar di atas kanvas ..
Kala hati ini terhempas ..
Hancur berkeping-keping, lunas ..
Senja itu kau akhiri semuanya ..
Kala langkah kaki gontaiku menapaki jalanannya ..
Tiada benang asmara yang terjalin dengannya ..
Kala kau khatamkan semuanya ..
Aku bersusah payah untuk menemuimu ..
Namun kenyataan hanyalah semu ..
Kau tinggalkanku kala aku sampai di kotamu ..
Kota asing yang tak pernah 'ku datangi sejak pertama mengenalmu ..
Padahal jiwa dan raga ini baru saja menghela ..
Udara kota Semarang yang selalu 'ku bela ..
Namun kau enggan berjumpa barang sekepala ..
Membawa asmara jauh-jauh menuju genggamanmu yang tanpa kata cela ..
'Ku nikmati sakit dalam dada ..
Kala terlantar tak tahu arah kecuali Patung Kuda ..
Terasa hatiku kini menduda ..
Berpeluh tengik menyusuri jalan Pemuda ..
'Ku putuskan untuk pulang ..
Kembali ke Kota Serang ..
Daripada menggelandang ..
Terlantar di Kota Semarang ..
Bandung, 9 Juli 2016
Demikianlah puisi waktu Bandung semarang. Baca juga puisi yang lain kami update di blog ini, Semoga puisi waktu di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.